Satu Lagi Pengedar Narkoba Jenis Sabu Diringkus Jajaran Satuan Resnarkoba Polres Tanah Bumbu

INDONESIASATU.CO.ID:

TANAH BUMBU - Satu lagi pengedar narkoba jenis sabu di wilayah Kecamatan Simpang Empat Tanah Bumbu diringkus jajaran Satuan Resnarkoba Polres Tanah Bumbu, ada sebanyak lima paket hemat narkotika jenis sabu yang siap edar yang ditemukan polisi. Pelaku akan menjual sabu tersebut, kepada pelanggannya.

Sebelum mendapatkan keuntungan yang diharapkan, pelaku justru buntung. Penyebabnya, pelaku keburu ditangkap, itulah yang dialami Muhammad Romji alias Aji (25) warga Jalan Pembatuan Atas Desa Gunung Besar Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu. Selasa(19/12/2017).

Kini pelaku, sudah mendekam di Mapolres Tanbu untuk proses lebih lanjut, Aji sendiri ditangkap di Jalan Mutiara Indah Desa Gunung Besar Kec. Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu pada Jumat (15/12) sekitar pukul 22.00 wita, Saat penangkapan terhadap pelaku, dia tidak mengetahui bahwa pelanggannya adalah seorang polisi, saat tiba dilokasi pelaku pun ditangkap dengan sejumlah barang bukti dan 5 paket sabu-sabu.

Saat itu pelaku menyimpan lima paket sabu-sabunya didalam sebuah dompet. Pelaku berencana menemui pelanggannya itu namun yang didatanginya adalah polisi yang akan menangkapnya tanpa diketahuinya. Usai penangkapan di lokasi kejadian, pelaku langsung digelandang ke Mapolres Tanah Bumbu.

Menurut Kasat Narkoba Polres Tanbu Iptu Sunardi, melalui kanitnya Bripka Muhdianor, penangkapan pelaku sebelumnya merupakan informasi dari masyarakat. Setelah itu langsung diselidiki hingga akhirnya pelaku berhasil dipancing.

"Barang bukti yang diamankan berupa lima paket narkotika jenis sabu yang disimpan dalam dompet pelaku. Selain itu juga ada timbangan merek constan dan HP pelaku turut disita sebagai barang bukti alat penjualan," katanya.

Pelaku diduga kuat sebagai pengedar sabu. Saat ini jajarannya masih terus menelusuri kasus tersebut karena pelaku juga mendapatkan barang tersebut dari orang lain.

"Masih kami kembangkan dan telusuri. Namun masih belum ada petunjuk akan tetapi masih terus diselidiki dan mengorek informasi dari pelaku," dari perbuatannya itu, pelaku sudah menjalani proses lebih lanjut dan pelaku terancam pidana kurungan dengan ancaman minimal 5 tahun penjara. (Ismail/Red).

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita